DOKUMEN TEKNIS SISTEM KONTROL

Sistem Kontrol 6x Motor BLDC 400W

Arsitektur Hardware, Pemetaan Port I/O STM32F4 Discovery, ESP32 LoRa Gateway, dan Estimasi Biaya Komponen

Pendahuluan & Ringkasan Sistem

Dokumen teknis ini merinci perancangan wiring diagram untuk sistem kontrol dan monitoring 6 buah motor Brushless DC (BLDC) berdaya 400W. Sistem ini dirancang untuk aplikasi industri berat atau sistem kelautan (seperti penggerak azimuth kapal, sistem keramba jaring apung otomatis, atau platform akuakultur lepas pantai) yang menuntut keandalan tinggi, kendali presisi real-time, serta kemampuan telemetri jarak jauh berbasis nirkabel.

Unit Kendali Utama (Master Controller) menggunakan mikrokontroler STM32F4 Discovery (STM32F407VGT6) berbasis ARM Cortex-M4 yang memproses sinyal PWM untuk 6 buah Driver BLDC 400W, membaca sensor Hall, sensor kecepatan (encoder), serta sensor temperatur (termistor) pada masing-masing motor. Selain itu, sistem dilengkapi dengan ESP32 sebagai komunikasi node/gateway yang menghubungkan seluruh data telemetri ke cloud/HMI jarak jauh via LoRa (Long Range).

Wiring Diagram Sistem
Sea Fish Miner Logo

Skema Wiring Diagram Lengkap STM32F4 Discovery, 6x Driver BLDC 400W, Sensor Hall, Speed Encoder, Termistor, ESP32 LoRa Gateway, dan Modul Pendukung.

Catatan: Pastikan merujuk pada skematik fisik asli saat melakukan perakitan rangkaian daya tinggi.

Cara Kerja Sistem

Sumber daya utama berasal dari Power Supply Unit (PSU) 48V 30A DC. Tegangan 48V dialirkan langsung melalui jalur tembaga tebal (kabel daya merah dan hitam tebal) menuju port input daya masing-masing dari 6 driver BLDC 400W. Sebagian daya 48V diturunkan menggunakan modul 12V/5V DC-DC Buck Converter untuk menyuplai logika STM32, ESP32, kipas pendingin (CFAN), dan modul Bluetooth HC-05.

STM32F4 Discovery menghasilkan sinyal PWM (Timer Output) serta sinyal arah (Direction) ke masing-masing ESC/Driver BLDC (ESC1 hingga ESC6). Driver menterjemahkan sinyal kendali ini untuk menyalakan MOSFET tiga fasa yang menggerakkan kumparan fasa motor (A, B, C) berdaya 400W secara bergantian.

  • Hall Effect Sensor: Setiap motor BLDC memiliki 3 kabel sensor Hall (Ha, Hb, Hc) yang terhubung ke port input digital STM32 untuk mendeteksi posisi rotor secara presisi.
  • Speed Sensor (Encoder): Sensor kecepatan terhubung ke port input counter/interrupt STM32 untuk memantau RPM riil tiap motor.
  • Temperature Sensor (Termistor): Sensor suhu memantau temperatur motor secara kontinu melalui port ADC STM32 guna mencegah overheating.

STM32 mengagregasi seluruh data telemetri (kecepatan, suhu, status driver) dan mengirimkannya ke modul ESP32 melalui komunikasi serial (UART). ESP32 bertindak sebagai gateway yang memancarkan data secara nirkabel menggunakan frekuensi LoRa WAN ke Cloud Server / Remote HMI. Sebaliknya, perintah kendali jarak jauh (seperti perubahan kecepatan dan arah putaran) yang dikirim dari HMI Cloud diterima oleh ESP32 via LoRa, diteruskan ke STM32, dan dieksekusi pada motor terkait.

Tersedia pula modul Bluetooth HC-05 yang terhubung ke USART STM32 untuk pemantauan atau konfigurasi lokal via PC/Smartphone, serta Kipas Pendingin 5V yang dikontrol otomatis berdasarkan pembacaan suhu sistem.

Pemetaan Port I/O STM32F407VGT6

Tabel berikut merinci alokasi pin I/O pada mikrokontroler STM32F4 Discovery yang digunakan untuk menghubungkan seluruh periferal dalam sistem:

No Pin STM32F4 Fungsi / Periferal Keterangan Deskripsi Sinyal
1 PA0 - PA5 PWM Motor 1 - 6 (TIM2/TIM3) Sinyal kontrol kecepatan PWM untuk Driver ESC1 s.d. ESC6
2 PA6 - PA11 Arah Putaran Motor (Direction) 1 - 6 Sinyal digital logika HIGH/LOW untuk menentukan arah putaran CW/CCW
3 PB0 - PB5 Hall Sensor Inputs (M1 - M6) Pembacaan posisi rotor fasa A, B, C dari 6 motor BLDC
4 PB6 - PB11 Speed Encoder Inputs (M1 - M6) Input pulsa penghitung kecepatan (Pulse Counter / External Interrupt)
5 PC0 - PC5 Temperature Sensor (ADC1 Channels) Pembacaan analog tegangan termistor suhu motor (M1 - M6)
6 PA9 / PA10 USART1 (TX / RX) Komunikasi Serial UART ke ESP32 LoRa Gateway
7 PC10 / PC11 USART3 (TX / RX) Komunikasi Serial UART ke Modul Bluetooth HC-05 (Local PC/App)
8 PD12 GPIO Output (Fan Control) Sinyal relay/transistor penggerak Cooling Fan 5V (CFAN)
Bill of Materials (BOM) & Estimasi Harga

Berikut adalah daftar komponen lengkap yang dibutuhkan untuk merakit sistem beserta perkiraan harga pasar di Indonesia dan tautan referensi pencarian:

No Nama Komponen / Modul Jumlah Estimasi Harga Total Harga Link Marketplace
1 STM32F4 Discovery Board (STM32F407VGT6) 1 pcs Rp 350.000 Rp 350.000 Cari
2 ESP32 NodeMCU Module / LoRa SX1276 Board 1 pcs Rp 120.000 Rp 120.000 Cari
3 Driver / ESC BLDC 400W (High Power) 6 pcs Rp 375.000 Rp 2.250.000 Cari
4 Motor BLDC 400W (Lengkap Hall & Encoder) 6 pcs Rp 850.000 Rp 5.100.000 Cari
5 Power Supply 48V 30A DC (SMPS) 1 pcs Rp 650.000 Rp 650.000 Cari
6 DC-DC Buck Converter 12V/5V (10A) 1 pcs Rp 45.000 Rp 45.000 Cari
7 Modul Bluetooth HC-05 1 pcs Rp 35.000 Rp 35.000 Cari
8 Sensor Suhu NTC Termistor / DS18B20 6 pcs Rp 10.000 Rp 60.000 Cari
9 Kabel Power XT60 & Kabel Tembaga AWG 12/14 1 set Rp 95.000 Rp 95.000 Cari
10 Kipas Pendingin 5V & Kapasitor Filter 1000uF 1 set Rp 45.000 Rp 45.000 Cari
TOTAL ESTIMASI BIAYA: Rp 8.750.000
Kesimpulan

Sistem kontrol dan telemetri 6 motor BLDC 400W ini mengintegrasikan pemrosesan real-time berkinerja tinggi dari STM32F4 dengan kemampuan komunikasi jarak jauh berbasis LoRa dari ESP32. Dengan perlindungan termal, sensor kecepatan presisi, dan manajemen daya 48V yang kokoh, sistem ini sangat ideal untuk diimplementasikan pada sistem aktuator multi-motor industri maupun wahana otonom kelautan.