Laporan Resmi

Pendahuluan & Ringkasan Parameter Sizing BSB

Evaluasi Sizing Infrastruktur (Kecil, Sedang, Besar) Berdasarkan Data Parameter Budidaya & Energi.

Prepared for: Nur Cholis Asyhari
Source File: size.xlsx
Date: Agustus 2026
Infrastruktur BSB

Struktur Hexagon & Hybrid Power System

1. Analisa Teknis Sizing BSB

Dokumen ini menyajikan rekapitulasi dan analisa teknis mendalam berdasarkan data pemodelan sizing fasilitas BSB (Budidaya / Sistem Budi daya) yang mencakup tiga kategori skala: Kecil (Small), Sedang (Medium), dan Besar (Large). Analisa ini merangkum dimensi fisik struktur hexagon, volume bersih air, estimasi biomassa ikan, beban elektrikal (motor dan pencahayaan), serta kapasitas sistem pembangkit hibrid (VAWT & Solar Panel).

Parameter Desain Utama Kecil (Small) Sedang (Medium) Besar (Large)
Sisi Hexagon / Modul / Tong 1.8 m
(6 Modul, 18 Tong)
3.6 m
(Modul Standar)
5.4 m
(Kapasitas Maksimal)
Range Kedalaman Net 10 m - 20 m 10 m - 20 m 10 m - 20 m
Volume Net (Kedalaman 10m) 84 m³ 335 m³ 750 m³
Volume Net (Kedalaman 15m) 126 m³ 502 m³ 1.125 m³
Volume Net (Kedalaman 20m) 168 m³ 670 m³ 1.500 m³
Kapasitas Ikan (Fish Capacity) 2 - 5 kg/m³ 2 - 5 kg/m³ 2 - 5 kg/m³

2. Analisa Beban Kelistrikan (Electrical Load Sizing)

Sistem kelistrikan dirancang untuk mendukung operasional mekanis (motor jaring, jangkar, propeler) serta pencahayaan bawah air (fish lamp) guna mendukung produktivitas budidaya secara otomatis berbasis IOT.

Komponen Beban Elektrikal Skala Kecil Skala Sedang Skala Besar
Lampu Ikan (Fish Lamp 20W) 120 W
(6 unit @ 20W)
480 W
(24 unit @ 20W)
1.080 W
(54 unit @ 20W)
Motor Jaring (Net Motor) 400 W
(2 unit)
400 W [2,4 kW max]
(6 unit)
600 W [3,6 - 4 kW max]
(6 unit)
Motor Jangkar (Anchor Motor) 400 W
(1 unit)
400 W
(2 unit)
400 W
(4 unit)
Motor Propeler (Propulsion) 250 W
(2 unit)
500 W
(2 unit)
1.000 W
(2 unit)
Sistem Kontrol & Mobilitas IOT, Auto / Tug Boat, By Order
Catatan Keterkaitan Beban: Beban maksimum pada skala besar mencakup lampu LED 1080 W dan motor penggerak/jaring hingga 4 kW, yang sejalan dengan perencanaan arsitektur tenaga hibrid (VAWT & Solar Panel) berkapasitas tinggi.

3. Estimasi Biomassa & Potensi Hasil Panen

Berdasarkan skenario kepadatan tebar (fish capacity) 1 hingga 3 kg/m³, estimasi berat total ikan pada berbagai kedalaman adalah sebagai berikut:

Kedalaman & Kepadatan Skala Kecil (Small) Skala Sedang (Medium) Skala Besar (Large)
Fish Weight @ 10m
(1 - 3 kg/m³)
168 - 420 kg 670 - 1.675 kg 1.500 - 3.750 kg
Fish Weight @ 15m
(1 - 3 kg/m³)
252 - 630 kg 1.004 - 2.510 kg 2.250 - 5.625 kg
Fish Weight @ 20m
(1 - 3 kg/m³)
336 - 840 kg 1.340 - 3.350 kg 3.000 - 7.500 kg

4. Analisa Biaya Awal (Modal) & Operasional Bulanan

Berdasarkan lembar kerja (sheet) perbandingan harga jual ikan (misalnya pada skenario harga Rp 20.000 / Rp 15.000 per kg), rincian biaya awal (capital expenditure) pembangunan fasilitas BSB adalah:

Komponen Biaya / Item Operasional Skala Kecil (Small) Skala Sedang (Medium) Skala Besar (Large)
Modal / Biaya Awal (Investment) Rp 50.000.000 Rp 140.000.000 Rp 240.000.000
Sewa Perahu Carrier (per bulan) Rp 1.500.000 Rp 6.000.000 Rp 15.000.000
Porter & Tenaga Kerja (per bulan) Rp 2.000.000 Rp 8.000.000 Rp 20.000.000
Perawatan BSB (per bulan) Rp 500.000 Rp 2.000.000 Rp 5.000.000
Biaya IOT / Internet (per bulan) Rp 1.250.000 Rp 5.000.000 Rp 12.500.000
Total Biaya Rutin Bulanan Rp 5.250.000 Rp 21.000.000 Rp 52.500.000

5. Analisa Finansial (ROI & Payback Period)

Berdasarkan pemodelan data finansial dari file sumber:

  • Return on Investment (ROI): Mencapai hingga 104.4% pada skenario efisiensi tinggi (skala kecil/menengah).
  • Payback Period: Berkisar antara 1.16 hingga 11.49 bulan tergantung pada skenario harga jual ikan (Rp 15.000 - Rp 20.000 / kg) dan frekuensi panen/pengambilan (tiap 3 hari atau 5 hari).
SEA FISH MINER © by Thebuijo Mail us